Permasalahan pendidikan seakan tidak pernah habis untuk dibicarakan. Karena bagi siapapun yang peduli akan nasib masa depan suatu bangsa bahkan dunia, akan sepakat jika dikatakan kemajuan atau kemundurannya dipengaruhi secara signifikan oleh kualitas sumber daya manusia. Dan itu semua berarti berbicara bagaimana kualitas pendidikan yang membentuknya.
Islam sebagai satu agama sekaligus ideologi yang sempurna dan paripurna, telah memiliki seperangkat aturan tentang kehidupan, termasuk pengaturan masalah pendidikan. Dengan konsep yang dimiliki, peradaban islam telah membuktikan keberhasilan penerapan sistem pendidikan yang ada selama beberapa abad dengan hasil yang gemilang.
Sejarah telah mencatat keberhasilannya, diantaranya sebagai berikut:
- Ilmu Bumi
- Masa Khalifah al Makmun (abad XI Masehi) al Khawarizmi dan 99 orang asistennya membuat peta bumi sekaligus peta langit (peta dengan menggunakan petunjuk bintang), pada saat yang sama bangsa eropa masih berkeyakinan bumi itu datar.
- Pemetaan bumi (informasi alam, hasil bumi, dan barang tambang) dimulai abad IX oleh al Muqaddisi (Abu Abdulah – 985 M) sehingga tersusun ensiklopedi sederhana ttg ilmu bumi.
- Al Astakhri (Abad X M) menerbitkan buku tentang ilmu bumi negeri-negeri Islam yang disertai dengan peta berwarna untuk membedakan potensi masing-masing negeri.
- Ilmu Astronomi
- Pakar astronom dimasa khalifah : Ahmad Nihawand; Habsi ibn Hasib (831 M); Yahya Ibn Abi Manshur (870-970). Az Zarqali (1029-1089 M) di barat dikenal dengan arzachel, Nashiruddin at Tusi (Wafat 1274 M) membangun observatorium di kota maragha atas perintah Hulaghu.
- Al Biruni (1048) memaparkan teorinya mengenai rotasi bumi, perhitungan serta penentuan bujur dan lintang bumi dengan akurasi yang sangat teliti.
- Ilmu Pasti / Matematika
- Al Khawarizmi menerbitkan bukunya yang termahsyur “Hisab al Jabar wa al Muqabalah” diterjemahkan ke Bahasa Latin dan menjadi rujukan/referensi Barat .
- Ilmu Fisika
- Al Kindi (abad IX M) pakar Fisika yang menguraikan hasil eksperimen tentang cahaya , karyanya tentang fenomena optic diterjemahkan ke Bahasa Latin yang memberikan pengaruh besar dalam proses pendidikan Roger Bacon.
- Badi’uz Zaman Ismail (al Jazari – awal abad XIII) membahas tentang mekanika dituangkan dalam buku yang berjudul Kitab fii ma’rifah, diuraikan didalamnya berbagai fenomena mekanika sederhana yang menjadi dasar bagi para sarjana modern dalam menyusun ilmu mekanika modern.
- Ilmu Kedokteran
- Ahmad Ibn at Tabari melakukan eksperimen pertama tentang penyakit kurap, ia pakar kedokteran pertama yang menyingkap penyakit kulit tsb. Al Haysam (965 M) spesialisasi penyakit mata.
- Ali al Baghdadi, ‘Ammar al Moseli menulis buku “al Muntakhah fi al ‘Ilaj al Ayn” buku-buku mereka disalin ke dalam bahasa latin dan dicetak berulang-ulang bagi mahasiswa kedokteran Eropa pada abad pertengahan.
- Ibn Bayhthar ad Dimasyqi (1197-1258 M) peletak dasar Ilmu Farmasi, menyusun buku Al Adawiyah al Mufradah yang berisi kumpulan berbagai resep obat-obatan.
Dan masih banyak lagi yang lainnya.
Dengan tanda-tanda semakin dekatnya keruntuhan kapitalisme, tentu kita berharap akan segera ada sistem ideologis pengganti yang lebih layak untuk mengatur kehidupan. Dan itu akan kita dapatkan dari islam, dengan khilafah sebagai penegaknya. Tentu, itu menjadikan kita harus berusaha lebih kuat lagi untuk mengetahui dan mengenal lebih dekat bagaimana pengaturan islam nantinya, termasuk dalam masalah pendidikan. Dan tulisan-tulisan berikut, mungkin baru menyajikan sebagian kecil saja tentang bagaimana mutiara islam tersebut terpancar. Wallahualam bisshowwab.
Incoming search terms:
islam sebagai ideologi,
pendidikan islam
Artikel